Sudah dua bulan lebih saya menggunakan Telkomsel Flash Unlimited (TFU) sebagai koneksi Internet bergerak. Saya mengambil paket Basic tanpa modem, biaya 125 ribu per bulan, dengan kecepatan maksimal 256 Kbps.

Pada bulan pertama kecepatan kira-kira 240an Kbps, tetapi menginjak bulan kedua dan ketiga semakin menurun dan mentok rata-rata 5-10 KB/s atau 40-80 Kbps pada jam kerja.

Permasalahan sepertinya ada pada infrastruktur yang tidak dapat menampung pelanggan yang semakin banyak, paling tidak di daerah tempat kos saya, Cisitu, karena saya pernah coba di daerah dan kota lain bisa cukup maksimal kecepatannya apalagi pada saat orang pada tidur alias dini hari sampai subuh :P

Koneksi yang sering putus dan masalah resolving nama domain-alamat IP (DNS) sepertinya merupakan fitur yang disertakan di TFU. Para pelanggan TFU juga saling bersaing dan ada tambahan “lawan” pengguna layanan suara yang lebih banyak dan memiliki prioritas lebih tinggi? ;-)

Memang sih harga yang ditawarkan TFU setahu saya paling murah untuk layanan unlimited saat ini, walaupun ada catatan untuk pemakaian wajar saja, setelah kuota 3 GB tercapai kecepatan akan diturunkan maksimal 64 Kbps untuk paket Basic. Saya sendiri setiap bulan hanya menggunakan 2 GB atau kurang.

Kata orang jawa “ono rego ono rupo”, harga dan layanan berbanding lurus, tapi sebagai penyedia seharusnya TFU bisa memberikan bukti pada janji yang sudah mereka berikan pada pelanggan, terlepas apakah harga yang diberikan untuk layanan sejenis lebih murah.

Saya sendiri masih menikmati koneksi ini, yang penting masih terhubung, tidak ada batasan kuota, kalau putus ya sambung lagi, bisa dibawa kemana-mana, satu nomor pada satu perangkat komunikasi.

O iya ada pilihan jika saya ingin mencari kecepatan koneksi TFU yang bagus, yaitu cari tempat kos baru yang sepi pelanggan TFU. Hmm.. apalagi bulan depan jatah kos di tempat saya sekarang ini akan habis.

Waktunya survei kos yang daerahnya mendukung 3/3.5G dan sepi pelanggan TFU! *lho mau nyari kos atau koneksi Internet?*