6120 Classic
Kira-kira sebulan yang lalu Alhamdulillah saya berhasil membeli ponsel yang disebut orang sebagai “down-to-earth symbian” yaitu 6120 Classic. Ponsel terbaik yang pernah saya punya, karena memang saya tidak pernah punya ponsel bagus
Tulisan ini hanyalah sebagai dokumentasi pribadi dan sekedar berbagi informasi saja.
Beberapa alasan saya membeli ponsel ini adalah karena:
- Kebutuhan koneksi Internet bergerak yang menjanjikan kecepatan lebih baik langsung dari ponsel itu sendiri atau lewat komputer jinjing
- Saya tidak punya jalur telepon PSTN, tidak bisa berlangganan layanan Internet seperti Speedy
- Pertimbangan setup yang relatif mahal dan tidak fleksibel jika berlangganan ke ISP. Biaya perangkat nirkabel kurang lebih 1,5 juta dan per bulannya 300 ribu
- Saya membutuhkan koneksi Internet pada saat malam, jalan-jalan, dan akhir pekan jadi tidak perlu koneksi permanen
- Modem 3G/3.5G harganya hampir sama dengan membeli ponsel dengan banyak fungsi
Fitur-fitur umum 6120C:
- Bluetooth & mini USB
- Java MIDP 2.0
- FM stereo radio
- MP3/AAC/MPEG4 player
- Kamera 2 MP 1600×1200 piksel, lampu flash, & kamera videocall
- Penyimpan eksternal microSD (TransFlash) sampai 2 GB atau 8 GB?
- Multitasking
Kelebihan 6120C:
- 3G/3.5G (UMTS/HSDPA)
- Display 16 juta warna (tajam)
- Symbian OS v9.2, S60 rel. 3.1 (3rd edition Feature Pack 1), dengan sistem operasi ini saya bisa punya beragam aplikasi di ponsel termasuk yang ada di Nokia Open Source Research Center
- Smartphone dengan sistem operasi Symbian termurah dan teringan, katanya
- Prosesor ARM 11 369 MHz CPU, memori 64 MB SDRAM & 128 MB ROM
- Aplikasi Perkantoran (Excel, PDF, Powerpoint, Word, Zip)
Kekurangan:
- Talk time hanya 3 jam, berhubungan dengan baterai. Itu kenapa saya punya baterai 2 buah untuk ponsel ini
- Kabel USB tidak bisa nge-charge, katanya perlu beli kabel USB CA-100
- Kamera tidak ada autofocus dan kualitas buruk di tempat gelap atau kurang cahaya
- Kualitas suara biasa dengan headset bawaan, walaupun terdengar bagus di loudspeaker. Masih bagus seri K apalagi W SE. Faktor headset?
- Colokan headset 2,5 mm bukan 3.5 mm
- Kasing mudah ngecap tangan
Ponsel ini cocok untuk kebutuhan perkantoran, koneksi Internet bergerak, oprek-able dengan dukungan sistem operasi dan aplikasi yang beragam.
Jika Anda ingin membeli ponsel HSDPA dengan talk time, kabel USB yang bisa nge-charge, kamera, dan kualitas suara lebih baik, sila mempertimbangkan K660 yang selisih harganya lebih mahal 100 ribu
Informasi lebih lanjut:
huh promosi. eh tapi siap2 batre dobel biar g ngedrop …hehehehe
sebut saja ini review kecil, semoga bermanfaat hehe
ohm … pinjem
* nungguwin 5320 *
[...] saya melakukan catat mencatat. Setiap keluar duit, catat. Saya menggunakan ponsel 6120C untuk [...]
Kamu kalau beli gadget, survei dulu ya Wan, spesifikasinya? Berhasil? Mission accomplished dong. Hihihi…
iya lah semua disurvei dulu. bolak-balik toko/mal hal biasa, meramban ke situs-situs sering sekali, butuh waktu berhari-hari tidak masalah
Wah benar-benar pemburu Gadget, kamu Wan. Besok-besok aku tanya kamu aja, jadi cepet. Hihihi….
[...] di atas kasur dengan meja lipat yang diangkut dari kos lama saya dulu di Jogja, bluetooth dongle, 6120c, harddisk sata 160 GB eksternal, chitato, dan DVD backup. Sudah tiga hari berada di rumah orang [...]