<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.2" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Sederhananya Hidup</title>
	<link>http://stwn.ngeblog.net/2008/02/26/sederhananya-hidup/</link>
	<description>fog. log. cog.</description>
	<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 08:16:51 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.2</generator>

	<item>
		<title>By: za</title>
		<link>http://stwn.ngeblog.net/2008/02/26/sederhananya-hidup/#comment-8439</link>
		<author>za</author>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 10:47:45 +0000</pubDate>
		<guid>http://stwn.ngeblog.net/2008/02/26/sederhananya-hidup/#comment-8439</guid>
		<description>Orang dewasa adalah orang kebanyakan. Kebanyakan adalah normal. Namun, bukan berarti kita bisa selalu menjadi anak-anak. Bagaimana kalau gini Wan: kita menjadi siapa pada saat yang tepat. Ada saat kita harus jadi dewasa namun ada saat yang lebih asyik menampilkan sisi anak-anak. Lebih asyik kan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Orang dewasa adalah orang kebanyakan. Kebanyakan adalah normal. Namun, bukan berarti kita bisa selalu menjadi anak-anak. Bagaimana kalau gini Wan: kita menjadi siapa pada saat yang tepat. Ada saat kita harus jadi dewasa namun ada saat yang lebih asyik menampilkan sisi anak-anak. Lebih asyik kan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: stwn</title>
		<link>http://stwn.ngeblog.net/2008/02/26/sederhananya-hidup/#comment-8154</link>
		<author>stwn</author>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 12:32:31 +0000</pubDate>
		<guid>http://stwn.ngeblog.net/2008/02/26/sederhananya-hidup/#comment-8154</guid>
		<description>secara umum setiap orang itu kompleks zak, seperti katamu kita akan menjadi semakin kompleks ketika berkurang umurnya. padahal jika kita memikirkannya lebih jauh, kita akan mengatakan bahwa hidup itu sederhana sekali. kata orang jalani saja, tapi cara menjalaninya itu kita sering memikirkan dan melakukannya secara kompleks.

anak-anak memang polos dan sederhana, mereka bisa tertawa, berlarian, becanda, mengamati hal-hal yang bagi orang dewasa TIDAK PENTING, misal melihat aktivitas semut di bawah pohon terus menerus, dst. lucunya ketika saya melakukan hal-hal yang dilakukan anak kecil, orang-orang dewasa menertawakan. siapa yang aneh? :D

mencoba menjadi sederhana</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>secara umum setiap orang itu kompleks zak, seperti katamu kita akan menjadi semakin kompleks ketika berkurang umurnya. padahal jika kita memikirkannya lebih jauh, kita akan mengatakan bahwa hidup itu sederhana sekali. kata orang jalani saja, tapi cara menjalaninya itu kita sering memikirkan dan melakukannya secara kompleks.</p>
<p>anak-anak memang polos dan sederhana, mereka bisa tertawa, berlarian, becanda, mengamati hal-hal yang bagi orang dewasa TIDAK PENTING, misal melihat aktivitas semut di bawah pohon terus menerus, dst. lucunya ketika saya melakukan hal-hal yang dilakukan anak kecil, orang-orang dewasa menertawakan. siapa yang aneh? <img src='http://stwn.ngeblog.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
mencoba menjadi sederhana</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: za</title>
		<link>http://stwn.ngeblog.net/2008/02/26/sederhananya-hidup/#comment-7881</link>
		<author>za</author>
		<pubDate>Fri, 29 Feb 2008 10:34:04 +0000</pubDate>
		<guid>http://stwn.ngeblog.net/2008/02/26/sederhananya-hidup/#comment-7881</guid>
		<description>Jadi jiwa kamu kompleks/rumit Wan? Menyederhanakan sesuatu yang kompleks tidak bisa juga lho bagi ku. Bagi ku hidup sederhana itu adalah pada saat SD. Analoginya soal ujian SD itu sederhana. Beranjak dewasa, soal-soal sekolah makin sulit. 

Malah di kuliah, kita bisa menjawab dengan cara kita sendiri. Aku jadi ingat pernah nulis cerita waktu kuliah di Jogja, waktu ujian dulu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi jiwa kamu kompleks/rumit Wan? Menyederhanakan sesuatu yang kompleks tidak bisa juga lho bagi ku. Bagi ku hidup sederhana itu adalah pada saat SD. Analoginya soal ujian SD itu sederhana. Beranjak dewasa, soal-soal sekolah makin sulit. </p>
<p>Malah di kuliah, kita bisa menjawab dengan cara kita sendiri. Aku jadi ingat pernah nulis cerita waktu kuliah di Jogja, waktu ujian dulu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
