Tulisan ini akan menjawab pertanyaan za dan fathirhamdi tentang posting Jangan Sentuh Itu.

Ada topik-topik atau kata-kata yang jika keluar bisa membuat kita bereaksi memunculkan sesuatu yang mungkin bisa mengagetkan orang lain. Contoh: kata koran atau kabar, bagi kita mungkin biasa saja ya kalau dengar kata ini, tapi bagi satu atau beberapa orang akan membuatnya marah, emosi, dll. Apalagi jika dihubungkan dengan sesuatu yang “membakar” misal kewajiban membaca koran, dst. Merasa aneh? seharusnya tidak karena masing-masing orang punya daftar kata-kata sensitif yang jika dia menemukannya atau digabungkan dengan kata lain akan memberikan efek-efek tertentu.

Kita memang tidak bisa menebak kata-kata apa yang sensitif jika diucapkan dan hubungannya dengan topik/kata lain yang bisa memicu sesuatu yang tidak kita duga. Jadi untuk bisa tahu orang sensitif dengan kata tertentu adalah dengan berinteraksi dengannya, jika tidak ketemu? ya berhati-hatilah dengan ucapan kita. Saya sendiri orang yang sering becanda dan seharusnya selalu memonitor kata-kata yang keluar.

Kata-kata memang punya kekuatan, jika diasah bisa jadi tool yang berguna dan bisa pula membahayakan.