Dipanggil Bapak
Tidak tahu kenapa kebanyakan orang di kota ini memanggilku Bapak. Memang sih mungkin mereka melihat dari kumis dan jenggotku
tapi kenapa ada orang-orang yang memanggilku dengan sebutan Bapak juga padahal dia hanya melihat punggungku?
berarti punggungnya ada kumis dan jenggotnya juga kaleeeeeeee…….hihihihihihi
ya karena kamu sudah tua…tapi kamu nggak nyadar aja paling…. hahahaha
Aku manggil kamu mas lho, dari awal. Wakakakakak
@senja: wooo..
@wisnu: sesama “orang tua” dilarang saling menganggu
@agus: huhu padahal mau panggil pak kan gus tapi takut salah, kalau panggil mas biar seneng orangnya
Ah, itu kan panggilan gaul. Sejak SMU (waktu itu namanya belum diganti jadi SMA lagi), di sekolahku pada memanggil sesama teman dengan sebutan “Pak”.
“Piye, Pak. Wis mangan durung? Neng kantin yuk!”
Kalau jaman sekarang sepertinya jadi “Bos”.
“Sori, Bos. Kesuwen sing nyilih motormu.”
Nah, kalau jaman dulu memakai istilah “Bung”.
*percaya nggak percaya, pokoke ngono*
panggilan pak itu secara tidak sadar muncul karena kita memancarkan aura keseriusan dan kedewasaan.. menjadi dewasa itu tidak mudah.. makanya pilihan…
btw, kok komentarku jadi serius yah.. hehe..
mmmmmm apa ya….
@ryan_oke: kalo di daerah jawa tengah misal di semarang pun dulu banyak orang panggil-panggilan dengan ‘pak‘ tapi bukan ‘Bapak‘
@fathirhamdi: wah terima kasih Bapak Fathir komentar yang ok
@kwak: phrikaz!
Hahaha… selamat datang di dunia formal. Ya, memang seiring bertambahnya umur, jadi dipanggil Bapak
@za: dunia formal? bukan itu maksudku zak
Hihihi, Halo, Pak!
Tuh… aku yang jauh nggak bisa ngeliat aja manggil bapak…
*error.co.fr*
Kumaha, Kang… damang?
@Dew: Halo
Dunia dewasa jadi maksud mu Wan?
dunia dewasa… adult dong..